Kisah
sukses perebutan benteng oleh pasukan Khalid bin Walid merupakan pertolongan
Allah kepada pasukan Islam karena mawas diri. Kegagalan pasukan Islam selama
tiga bulan karena ''ada yang kurang'' dalam beribadah, sehingga Allah tidak
kunjung beserta mereka dalam peperangan itu. Untuk itu, mereka memutuskan untuk
berpuasa. Maka datanglah pertolongan Alah melalui anjing-anjing yang mencuri
makanan sahur mereka. SubhanaLlah.
Kisah
nyata berikut ini menunjukkan bahwa betapa Allah memberi pertolongan dari arah
yang tidak disangka-sangka kepada mereka yang berjuang di jalan-Nya dengan
kepatuhan mutlak. Kisah ini terjadi pada saat perebutan Konstantinopel
(Romawi Timur) oleh pasukan Turki. Hal ini terungkap berkat penelitian terhadap dua buah
pulau di Samudra Pasifik. Dua pulau itu menurut penelitian berasal dari satu
pulau saja, yang terbelah akibat letusan gunung berapi di tahun 1452. Letusan
itu hebat sekali.
Selain
membelah pulau, cahaya letusannya melesat tinggi ke angkasa. Kala itu, tentara
Islam sedang mengepung Konstantinopel. Cahaya letusan gunung yang jauhnya
puluhan ribu kilometer itu menerangi kota itu, yang terletak di lambung benua
Eropa. Tentara Romawi, begitu melihat cahaya api menerangi kota
mereka, mengira kota mereka terbakar. Maka menyerahlah mereka kepada pasukan
Islam. Hingga kini kota itu menjadi bagian wilayah Turki dengan nama Istanbul.
Allahu Akbar.
Kisah
lain yang lebih ''kontemporer''. Seorang pemimpin gabungan koperasi
ditanya oleh seseorang, apa yang dilakukannya manakala badan usaha yang
dipimpinnya dicekam kesulitan besar. Jawabnya, ia perintahkan anak buahnya
mengumpulkan seluruh surat permintaan sumbangan, dari mana pun. ''Penuhi semua
permohonan itu,'' katanya. Anak buahnya tentu saja protes karena perusahaan
sedang sulit sekali, tidak cukup dana untuk itu.
Tetapi, pemimpin itu tetap tegar, ''pokoknya penuhi!'' Si
anak buah terpaksa menurut. Apa yang terjadi? Dalam waktu tidak lama terbukalah
jalan-jalan kemudahan bagi gabungan koperasi itu. Allahu Akbar, Allahu Akbar.
“... bagi mereka yang bertakwa Allah akan memberi jalan
keluar; dan akan memberi rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka ....”
Itulah
janji Allah dalam Surat Ath-Thalaq ayat 2 dan 3. Sudah bertakwakah
kita? Marilah kita mawas diri, seperti Khalid bin Walid; seperti pemimpin gabungan koperasi itu.
Rasanya,
bangsa ini serta seluruh unit bagiannya yang mengaku Islam perlu melakukannya
agar Allah bersedia ''beserta kita'' dan melepas kita dari kesulitan. Tanpa
itu, jangan-jangan kita dicap munafik oleh Allah. NauzubiLlahi min dzalik.
(Mustoffa Kamil Ridwan)
Sumber: republika
0 komentar:
Post a Comment