Tuesday, 20 May 2014

Berjiwa Besarlah!




Berjiwa besar itu adalah ketika mau disuruh padahal diri mampu menyuruh.

Berjiwa besar itu adalah ketika mencampakkan gengsi padahal diri sarat prestasi.

Berjiwa besar itu adalah ketika mau menjadi pelayan padahal posisinya adalah tuan.

Berjiwa besar itu adalah ketika sedia mengalah padahal kamusnya tak punya kata ‘menyerah’.

Berjiwa besar itu adalah ketika sukarela mengorbankan hak demi kepentingan orang banyak.

Maka berjiwa besarlah! Dengan memiliki ‘jiwa besar’-lah, kita bisa merasakan betapa kecilnya diri ini di hadapan Tuhan. Dengan kondisi ‘merasa kecil’ itu, kelak kita akan menemukan potensi besar yang dititipkan Tuhan. Dengan menemukan ‘potensi besar’ itu, kita makin yakin akan betapa agungnya kebesaran Tuhan. Dengan menyadari ‘kebesaran Tuhan’, kita akan kian dekat dengan-Nya.

Maka berjiwa besarlah! Karena jiwa besar mendekatkan kita kepada Tuhan.

Maka berjiwa besarlah! Karena ia sumber kebahagiaan.

Maka berjiwa besarlah! Karena ia membuat hidup tenang.

Maka berjiwa besarlah! Karena ia hampir tak berjarak dari kesuksesan.

Yang jelas, ciri dan akibat dari jiwa besar itu banyak. Hanya saja, orang yang berjiwa besar yang tidak banyak.

0 komentar:

Post a Comment