oleh Abid elSouphy
Akhir-akhir
ini, semakin banyak saja kita temukan orang-orang yang mengeluh. Ketika
internet lelet, maka mulutpun berkomentar: “Huh…lambat banget.”
Ketika
berhenti di lampu merah perempatan jalan, keluar reaksi lisan: “Alah…lama
sekali!!!” Sering
kita mendahului lampu hijau, padahal kita sedang tidak terburu-buru.
Ketika
pengisian KRS online bermasalah, maka muncullah status-status mengeluh di akun
facebook masing-masing.
Saudaraku, disadari atau tidak,
ternyata sangat sering kita mengeluh. Dan jika boleh saya bertanya, apa manfaat
dari mengeluh itu? Adakah koneksi internet segera cepat ketika kita mengeluh?
Atau apakah lampu hijau langsung menyala ketika mulut kita merepet-repet? Ataupun status-status FB kita segera memperbaiki jaringan yang
digunakan untuk pengisian KRS online?
Ternyata tidak, Kawan. Itu
hanya akan menunjukkan kelabilan jiwa kita. Mengeluh adalah hal yang sangat
mudah dilakukan dan mungkin bagi beberapa orang hal ini telah menjadi suatu
kebiasaan. Dan berita buruknya adalah: jika Anda terbiasa mengeluh, maka
ketahuilah bahwa apa yang Anda lakukan tidak akan mengubah apapun, dan malah
menguras energi serta membuat Anda menjadi tidak berdaya. Yang menjadi
pertanyaan adalah mengapa kita sering mengeluh? Pastinya, kita mengeluh karena
kita kecewa bahwa realitas yang terjadi tidak sesuai dengan harapan atau
keinginan kita. Dan yang perlu kita ketahui adalah tidak semua kenyataan sesuai
dengan apa yang kita harapkan. Lalu, apakah kita harus mengeluh di setiap momen
itu? Tentu tidak, Kawan.
Lalu,
bagaimana cara terbaik mengatasi kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan
kita? Tepat sekali, bersyukur adalah cara terbaik. Percayalah bahwa di balik
semua hal yang kita sering keluhkan pasti ada hal yang dapat kita syukuri. Para
ahli psikologi mengatakan "Sikap bersyukur adalah emosi yang
tersehat". Seorang pakar stress bernama Hans Seyle juga berkata,
"Sikap bersyukur menghasilkan energi emosional lebih daripada sikap yang
lain dalam hidup ini". Yang menarik adalah Anda selalu dapat memilih dalam
setiap kejadian yang dihadapi apakah Anda akan mengeluh atau bersyukur.
Kalau semakin
banyak kita bersyukur atas apa yang kita miliki, maka semakin banyak hal yang
akan kita miliki untuk disyukuri. Berarti semakin banyak kita mengeluh atas
masalah yang Anda alami, maka jangan heran jika rasanya semakin banyak masalah
yang kita alami untuk dikeluhkan.
0 komentar:
Post a Comment