Sejak SMP, kita sudah mengenal berbagai jenis kebutuhan
manusia ditinjau dari prioritas pemenuhannya. Benar sekali, kita sedang
bernostalgia ke masa-masa usia tiga belas tahun, saat kita sedang berpakaian
putih biru, duduk manis di bangku kelas sembari menyimak penjelasan guru
Ekonomi.
Nah, kita tahu bahwa pakaian adalah kebutuhan primer. Gadget
mewah adalah kebutuhan tersier (atau katakanlah itu kebutuhan sekunder,
mengingat betapa
pentingnya gadget untuk saat ini). Kebutuhan primer jelas harus lebih
diutamakan ketimbang kebutuhan sekunder dan (apalagi) primer. Dengan kata lain,
memakai pakaian dengan sempurna (baca: menutup aurat dengan kriterianya) harus
lebih diutamakan daripada membeli barang-barang elektronik nan mewah.
Nah, ketika Anda belum memenuhi kebutuhan primer, namun terburu-buru mengejar kebutuhan sekunder dan tersier, secara TEORI EKONOMI, Anda salah.
Secara teori manusia saja, Anda salah. Apalagi secara hukum Tuhan. ANDA SALAH BESAR!!!
So? Yuk, nutup aurat!!!
Nah, ketika Anda belum memenuhi kebutuhan primer, namun terburu-buru mengejar kebutuhan sekunder dan tersier, secara TEORI EKONOMI, Anda salah.
Secara teori manusia saja, Anda salah. Apalagi secara hukum Tuhan. ANDA SALAH BESAR!!!
So? Yuk, nutup aurat!!!
0 komentar:
Post a Comment