DESKRIPSI
UMUM:
Film animasi 3D
bergenre Sci-Fi ini adalah hasil arahan sutradara Ben Stassen berdasarkan
naskah karya Domonic Paris. Dengan durasi 85 menit, film ini mengambil setting
tahun 1969 beberapa saat sebelum pesawat Apollo 11 lepas landas menuju bulan
dan mencatatkan nama Neil Alden Armstrong dan Edwin Eugene 'Buzz' Aldrin, Jr.
sebagai manusia pertama yang mendarat di bulan.
SINOPSIS:
Film yang dirilis
pada 30 Januari 2008 ini menceritakan tentang seekor lalat, Nat dan 2 orang
temannya IQ dan Scooter yang tinggal di dekat Cape Canaveral, Florida. Cape Canaveral adalah lokasi di mana Apollo 11
akan berangkat menuju bulan dalam rangka eksplorasi di sana. Nat yang terobsesi
dari cerita sang kakek petualang, Amos, merasa bahwa ia harus mencatatkan
namanya dalam sejarah kemudian mengajak IQ dan Scooter untuk ikut masuk ke
dalam Apollo 11 saat diberangkatkan nanti.
Walaupun
ragu-ragu, IQ dan Scooter akhirnya setuju untuk ikut misi gila ini. Dengan
menggunakan pakaian ruang angkasa buatan mereka sendiri, ketiga lalat ini
kemudian menyusup masuk ke dalam Apollo 11 dan berangkat ke bulan. Keluarga
ketiga lalat ini tak menyadari sampai akhirnya mereka melihat Nat, IQ dan
Scooter di layar televisi saat pesawat Apollo 11 dalam perjalanan menuju bulan.
Hebatnya, ketiga
lalat cilik itu berhasil memperbaiki mesin pesawat tanpa sepengetahuan tiga
manusia di dalamnya sehingga sukses mendarat di bulan. Nat juga berhasil
menyusup ke pakaian Neil Armstrong dan mendengarkan langsung ungkapan
terkenalnya ketika melangkahkan kaki pertama kali di bulan: That’s one small step for a man, one giant
leap for mankind.
Film ini juga
bercerita tentang persaingan lalat Amerika dan Rusia. Jenderal Poopchev dari
Rusia hampir saja menggagalkan pendaratan Apollo 11 andai saja sekretarisnya,
Nadia, yang merupakan pacar Amos, si kakek petualang, tidak segera melaporkan
rencana itu ke Amerika.
Di bagian akhir
film ini, Edwin Eugene 'Buzz' Aldrin, Jr., salah satu astronot, mengklarifikasi
bahwa film ini murni sebuah fiksi. Sebab tidak mungkin sebuah penerbangan
sepenting itu terkontaminasi oleh seekor lalat.
PELAJARAN:
Ada banyak
pelajaran yang saya petik dari film ini. beberapa di antaranya adalah:
#1:
Jangan banyak makan. Di awal film, Scooter, si lalat gemuk teman Nat dan IQ,
diingatkan untuk tidak makan terlalu banyak sebab akan memicu masalah
pernapasan. Bukankah Islam juga memerintahkan hal yang sama? “Makan dan
minumlah dan janganlah berlebih-lebihan, sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang berlebihan.“ (QS. al-A’raaf [7]: 31). Berlebihan di sini
dimaksudkan dari jenis dan jumlah makanannya.
#2:
Selalu ada orang-orang yang menertawai dan meng-inferior-kan mimpi kita. Yang
harus kita lakukan hanyalah memastikan itu semua tidak akan melemahkan semangat
kita. Butch dan Ray, dua lalat yang lebih tua dari tiga sekawan, mengejek
ketiganya dengan memberitahu cara berpetualang tidaklah dengan sekedar di
belakang rumah. Tapi tiga sekawan itu tidak patah arang. Mereka selanjutnya
mencengangkan dengan menjadi lalat pertama yang berpetualang hingga ke bulan!
#3:
Anything is possible. Bahkan lalatpun
bisa terbang ke bulan, andai ia bercita-cita dan berusaha keras mewujudkannya. Senada
dengan ayat Allah: Sesungguhnya
urusannya-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya,
“Jadilah!” maka jadilah ia.”( QS. Yasin [36]:82)
#4:
Selalu ada pengorbanan untuk melakukan hal-hal besar. Dalam cerita
petualangannya, Amos menceritakan bagaimana ia terpaksa masuk ke dalam lubang
hidung sang pilot, Amelia Earhart, demi membangunkannya yang tertidur untuk
selanjutnya mengendalikan pesawat yang hampir terjun bebas ke laut.
cek
ReplyDelete