Berapapun jumlah uang akan selalu cukup bila digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun tidak akan pernah cukup untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup.
Ungkapan di atas mengajarkan kita
bahwa memang tidak ada kata CUKUP jika kita hidup mementingkan gaya. Dan memang
benar, jika kita memandang ke atas, langit memang tak berbatas. Semakin kita
terbang tinggi, maka semakin tinggi pula langit yang ingin kita tuju. Dalam hal
ini, langit itu adalah perumpamaan gaya hidup sedangkan tanah adalah hidup itu
sendiri. Maka pandanglah tanah! Sebab kaki ini sedang berpijak di tanah, bukan
menggantung di udara.
![]() |
| Hidup sederhana |
Sebab bahagia tidak bisa dicapai
dengan menuruti gaya, maka sederhana saja. Bukan berarti tak boleh bergaya,
tapi nafsu memang tak punya limit dan gaya terkadang akrab dengan foya-foya.
Sebab bahagia tidak bisa dicapai
dengan hidup glamor, maka sederhana saja. Seringkali kebahagiaan datang dari
hal-hal simpel yang selama ini sering kita abaikan. Seutas senyum penuh tulus,
selembar ribuan yang disedekahkan setiap pagi, dan sebuah tulisan penyemangat
terkadang mampu membuat kita tersenyum lebih lama.
Sebab bahagia tidak bisa dicapai
dengan jiwa hedonis, maka sederhana saja. Kepuasan hidup tak selamanya bisa
digapai dengan harta. Sebab ia ada di lubuk jiwa. Merasa cukup dengan apa yang
ada, tapi bukan berarti pasrah menggantungkan semua pada takdir. Cukup lalu
syukur!

0 komentar:
Post a Comment