Monday, 8 September 2014

KTN: DNA Orang Indonesia adalah Kreatif! (2)

      Senin, 25 Agustus 2014, mendadak menjadi salah satu hari penting dalam hidup saya. Ya, pagi itu, satu dari sekian mimpi saya terwujud. Mimpi itu adalah menjuarai kompetisi tingkat nasional. Meski sebenarnya tidak pernah terlintas sedikitpun di benak akan mewujudkannya lewat ‘jalur lain’ (saya kuliah di jurusan Pendidikan Matematika).
      Pagi itu, Kemenparekraf memberikan penganugerahan kepada kami, para pemenang KTN, dalam sebuah acara sederhana di anjungan Jawa Tengah.

TKP :)
Jelang acara

Beberapa saat sebelum acara dimulai, Mario sebagai pemenang II cerpen fiksi dan mas Andhika (juara II novel) tiba di acara.
Pernyataan menarik yang disampaikan oleh Pak Iqbal Alamsjah, Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Media (semoga saya tidak salah), di sambutan awalnya adalah “DNA orang Indonesia adalah kreatif”. Sebuah pernyataan singkat yang sarat makna. Menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus mengandung doa.
      Diselingi tarian pembuka dan penutup, acara penganugerahan berlangsung khidmat. Untuk pemenang novel, kami diselamati langsung oleh Pak Iqbal.

Momen bersejarah
Ini dia: para pemenang

Sebelum acara ditutup, Faisal Odang membacakan puisi karyanya.

Faisal Oddang membacakan puisinya

Selanjutnya, ada musikalisasi puisi yang sama oleh dua orang yang sepertinya sudah disiapkan panitia.

      Usai acara, kami kembali ke wisma. Selain kami bertiga (juara I novel, cerpen fiksi dan nonfiksi), semua bersiap-siap pulang. Sempat gaduh gara-gara tiket yang salah tanggal, akhirnya mereka kembali juga ke daerah masing-masing. Tinggallah kami bertiga—saya, Mas Gegge dan Mbak Ruwi—di wisma, menanti masa menuju Beijing.

0 komentar:

Post a Comment