MENJAGA
HATI
Bukan kurengkuh
angkuh
Hanya saja tak kuizinkan
senyumku mengumbar nafsu
di hatimu
Bukan kupendam
gendam
Hanya saja tak kubiarkan
tatapku menusuk cinta
di matamu
Bukan kupinta
cinta
Hanya saja tlah kujanjikan
ranumnya menjelma peri
di jiwamu
Banda Aceh, 3 Oktober 2012
ELEGI:
DARIKU, UNTUKMU
tiba-tiba saja
puisiku berhenti di
tengah lorong ini
dan resahku semalam
menjelma kian kentara
kata-kataku lumpuh,
hampir tak bernyawa
rinduku melepuh rapuh
aku tanpa daya
perlahan embun menguap
dibangunkan mentari
tapi sungguh!
hatiku berkerudung
mendung
menampung gerimis duka
Innalillah…
satu per satu gerimis
menyapaku
dan kian deras saja
zikirku
perlahan kusapa embun
yang kian lenyap
seperti nafasmu
dan sayup-sayup kudengar
suara lirih
di ujung waktumu
Meulaboh, 2 Agustus 2010
NARASI
TAK TENANG
dan hatipun meraup
seberkas gelisah
di dalamnya bertuliskan:
sederet bimbang
setumpuk resah
seribu satu beban
yang lamalama melarut
melebur dalam satu kata: tak tenang!
Darussalam, 12 Oktober 2010
0 komentar:
Post a Comment