Tuesday, 31 December 2013

Ber-Islam, Mencontoh Rasul bukan Mencontoh Orang Arab


By: Nandang Burhanudin
****

Saya rasa, bangsa Arab -walau tidak seluruhnya- kini lebih bau amis dengan najis-najis jahiliyah. Kebodohan yang sedemikian rupa, akibat cinta dunia dan takut mati di jalan Allah, membuat bangsa Arab kembali diperbudak Zionisme-Salibisme internasional.

=> Tengoklah sikap bangsa Arab terhadap tragedi Al-Aqsha? Makin parah bukan?
=> Tengoklah sikap bangsa dan pemimpin Arab terhadap kudeta berdarah di Mesir? Mereka tutup mata terhadap aksi anarkisme yang dilakukan aparat-aparat Mesir bukan?
Malah mereka menjadi donatur utama dari kebrutalan atas nama kekuasaan.
=> Tengoklah sikap bangsa dan pemimpin Arab terhadap tragedi Syam? Mereka diam bukan?
=> Tengoklah kemesraan bangsa dan pemimpin Arab terhadap Yahudi? Miris bukan?
=> Tengoklah kemampuan berbahasa Arab fusaha orang-orang Arab, memilukan bukan?
=> Tengoklah kepedulian dan kebersamaan mereka sebagai bangsa yang dimuliakan Allah dengan Islam.
Masih adakah?

Contoh saja, Uni Emirat Arab telah menyiapkan pohon Natal senilai 11 Juta US dollar. Targetnya memecahkan rekor guinness book of records.
Tidak hanya itu, UAE menyiapkan petasan dan kembang api senilai 150 juta US dollar. Tengoklah saat anak-anak Syam mati kedinginan, UAE berpesta dalam keangkuhan. Patutkan kita berdoa kehancuran? Saatnya kita tidak mencontoh orang Arab dalam ber-Islam. Terus bergerak maju! Percayalah pada gerakan Islam yang dibawa Rasul yang telah mengorbankan jiwa-raga-harta benda! Bukan yang sekedar mengibar-ngibarkan bendera!

0 komentar:

Post a Comment