Tuesday, 12 August 2014

Bawa Aku

Bawa aku ke tempatmu
dalam jarum merah yang seret langkah
Setelah angkuh nyamuk
dibungkam maut yang tiarapi dinding

Bawa aku ke tempatmu
Di bawah jerit petromaks nan kian redup
Lalu jejangkrik menyanyi sumbang, dibelai angin gunung

Bawa aku ke tempatmu
Dalam bilik bersekat kayu, bertindihan
Di luar, temaram terang bulan
Dedaun gemerisik jatuh lelap
Berselimut dingin, dibuai teduh malam


Darussalam, 30 Januari 2014

0 komentar:

Post a Comment