| Selat Gibraltar |
Bagaimana? Lupakan semua fasilitas yang membuat Anda tergoda untuk kembali! Thariq, sang penakluk itu, melakukannya untuk dirinya sendiri dan pasukannya. Dengan demikian, tidak ada jalan lain kecuali berhasil. Tidak ada pilihan mundur atau menyerah. Tidak ada pilihan malas dan bersantai-santai. Yang ada hanya dua pilihan: memenangkan pertarungan atau mati dalam perjuangan!
Cara ini dilakukan Thariq saat memotivasi pasukannya agar
bisa menaklukan Spanyol (Andalusia saat itu). Kala itu, panglima perang Islam,
Thariq bin Ziyad, bersama 7000 tentara berhasil menyeberang ke daratan Spanyol.
Tak diduga-duga, ia mengambil langkah yang hingga kini membuat tercengang para
ahli sejarah. Ia membakar perahu-perahu yang digunakan untuk mengangut
pasukannya itu. Lalu ia berdiri di hadapan para tentaranya seraya berpidato
dengan lantang berwibawa, dan tegas. Dalam pidatonya yang penuh semangat,
panglima Thariq berkata;
“Di mana jalan pulang? Laut berada di belakang kalian.
Musuh di hadapan kalian. Sungguh kalian tidak memiliki apa-apa kecuali sikap
benar dan sabar.”
Singkat cerita, Thariq bin
Ziyad beserta pasukannya berhasil menaklukan Spanyol dengan gemilang.
Beranikah Anda membakar kapal Anda sehingga tidak ada
jalan lagi kecuali sukses? Buatlah diri Anda dalam kondisi kepepet, tidak ada
jalan lagi kecuali Anda berusaha dengan hebat, kerja keras, kerja cerdas, dan
pantang menyerah. Berani?
Saat Anda tidak takut gagal karena masih ada hal yang
bisa Anda andalkan adalah sikap aman Anda. Artinya Anda belum membakar perahu
Anda. Anda harus ke dalam sebuah kondisi dimana Anda tidak ada pilihan lain
kecuali Anda berhasil.
0 komentar:
Post a Comment