Wednesday, 25 December 2013

"Tapi Pacarku Alim, Bang!"

Duduk berduaan saja tidak boleh, apalagi pacaran

Ada banyak cara yang dilakukan oleh jiwa-jiwa futhur untuk membenarkan tindakannya. Termasuk untuk urusan pacaran. Padahal kita sama-sama tahu bahwa tidak ada satu dalilpun dalam Islam, baik Alquran maupun hadits Rasul saw., yang membenarkan adanya hubungan spesial antara laki-laki dan perempuan selain pernikahan.


Kita masih ingat dulu sempat booming istilah "Pacaran Islami". Sayapun tidak tahu persis bagaimanakah yang mereka maksudkan dengan pacaran Islami sebelum seseorang memberitahukan saya.
"Pacaran Islami itu adalah ketika dua orang yang berpacaran mengingatkan pasangannya dalam hal kebaikan. Misalnya, 'malam ini jangan lupa tahajjud, ya', 'udah boleh bangun, udah Shubuh tuh!' dan sebagainya."

Saya jadi berpikir, begitu mudahnya agama ini digunakan untuk melanggengkan hubungan terlarang seperti itu. Sama halnya ketika mendengar pembenaran-pembenaran seperti ini. Mau ketawa tetapi juga sekaligus miris.

"Cowokku itu alim banget, Bang."


Komentar: Memangnya ada orang alim yang pacaran? Jika yang dimaksudkan orang alim adalah orang yang paham agama, saya rasa tidak ada. Itu mungkin 'alim-aliman'.

"Cewekku itu bajunya lebar-lebar. Gak pernah pake celana ketat, Bang."


Komentar: Terus, kalau udah gitu, udah boleh pacaran? Seolah-olah pakaian yang syar'i sudah cukup untuk membolehkan pemakainya berbuat dosa.

Ya Allah, mampukan kami untuk terus berada di jalan-Mu. Kuatkan kami menahan godaan-godaan dunia yang manis namun menjerat kami ke dalam kubangan dosa. Ilhami kami kemampuan untuk mengeluarkan kata-kata yang ringan dan menyentuh saudara-saudara kami. Hidayahi mereka agar tertunjuki bahwa yang benar iu benar dan yang bathil itu bathil. Amin.

5 comments: