Wednesday, 25 December 2013

Prolog Hujan

 Inilah kesalku yang berujud murka
menghentikan laju angkuhmu

Dan ingatlah,
 hanya Tuhan di fikirmu
saat jiwamu menciut; takut
Tapi tiba-tiba kau menjadi pelupa
 saat azab menghindarimu

Maka terimalah murkaku
 biar zikirmu tak henti,
 dan lupamu tak datang.



  • Lamno, 7 September 2011

0 komentar:

Post a Comment